Huruf Mad dalam Bahasa Indonesia : gonel.id

Halo semuanya! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas topik yang mungkin sudah familiar bagi kalian yang sedang belajar membaca Al-Quran, yaitu huruf mad. Bagi yang belum tahu, huruf mad adalah huruf-huruf di dalam Al-Quran yang memiliki panjang bacaan yang melebihi satu harakat. Huruf mad memiliki aturan dan cara membacanya tersendiri. Mari kita bahas lebih dalam mengenai huruf mad!

Pengertian Huruf Mad

Huruf mad merupakan salah satu dari delapan huruf yang memiliki aturan bacaan yang khusus dalam Al-Quran. Huruf ini biasanya ditandai dengan tanda muqatha’ah pada awal surah-surah Al-Quran. Kedelapan huruf mad adalah alif, wau, ya, nun, mim, ba, lam, dan dal. Aturan dan cara bacaannya berbeda-beda tergantung pada huruf yang dimaksud.

Bagi yang baru belajar membaca Al-Quran, huruf mad dapat menjadi salah satu tantangan karena membutuhkan kefasihan dalam membaca harakat. Namun, jika dipahami dengan baik, huruf mad dapat membantu kita dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran kita. Mari kita lihat lebih dekat aturan dan cara bacaan huruf mad!

Aturan dan Cara Baca Huruf Mad

Aturan dan cara baca huruf mad tergantung pada jenis huruf yang dimaksud. Berikut adalah aturan dan cara baca huruf mad pada masing-masing huruf:

1. Alif Mad

Alif mad terdiri dari dua jenis, yaitu alif mad thobi’i dan alif mad lazim. Alif mad thobi’i ditandai dengan adanya suara panjang pada awal Ayat dan Alif mad lazim didahului oleh Alif atau Tanwin. Alif mad dibaca panjang 2, 4, atau 6 harakat tergantung pada tajwid yang diikuti.

2. Wau Mad

Wau mad terdiri dari dua jenis, yaitu wau mad jaiz dan wau mad wajib. Wau mad jaiz dibaca panjang 2 harakat dan wau mad wajib dibaca panjang 4 harakat.

3. Ya Mad

Ya mad memiliki dua jenis, yaitu ya mad jaiz dan ya mad wajib. Ya mad jaiz dibaca panjang 2 harakat dan ya mad wajib dibaca panjang 4 harakat.

4. Nun Mad

Nun mad bertanda sukun (nun mati) dan bisa berada di tengah atau di akhir ayat. Bila berada di tengah ayat, nun mad dibaca panjang 2 harakat dan bila berada di akhir ayat, nun mad dibaca panjang 4 harakat.

5. Mim Mad

Mim mad hanya ada pada satu kata dalam Al-Quran, yaitu pada kata “Lami” dalam surat Al-Qiyamah ayat ke-4. Mim mad dibaca panjang 4 harakat.

6. Ba Mad

Ba mad terdapat pada 3 kata dalam Al-Quran, yaitu “Al-Baqarah”, “Laa Ba’sha” dan “Ilaa Baitillah”. Ba mad dibaca panjang 6 harakat.

7. Lam Mad

Lam mad hanya terdapat pada satu kata dalam Al-Quran, yaitu kata “Lamal” dalam surat Al-Ankabut ayat ke-37. Lam mad dibaca panjang 6 harakat.

8. Dal Mad

Dal mad juga hanya terdapat pada satu kata dalam Al-Quran, yaitu pada kata “Laqad” dalam surat At-Tin ayat ke-3. Dal mad dibaca panjang 6 harakat.

Contoh-contoh Penggunaan Huruf Mad

Setelah kita mengetahui aturan dan cara baca huruf mad, mari kita lihat beberapa contoh penggunaannya dalam Al-Quran:

Surat Ayat Huruf Mad Cara Baca
Al-Fatihah 2 Alif Mad panjang 2 harakat
An-Nisa 144 Wau Mad panjang 2 harakat
Al-An’am 162 Ya Mad panjang 4 harakat
Al-An’am 46 Nun Mad panjang 4 harakat

Dengan memahami aturan dan cara baca huruf mad, kita dapat membaca Al-Quran dengan lebih baik dan benar. Kita juga akan lebih memahami makna dari setiap ayat yang kita baca. Mari kita terus belajar dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Quran kita!

FAQ

1. Apa itu huruf mad?

Huruf mad adalah huruf-huruf di dalam Al-Quran yang memiliki panjang bacaan yang melebihi satu harakat.

2. Berapa jenis huruf mad?

Ada delapan jenis huruf mad, yaitu alif, wau, ya, nun, mim, ba, lam, dan dal.

3. Apa aturan dan cara baca huruf mad?

Aturan dan cara baca huruf mad tergantung pada jenis huruf yang dimaksud. Setiap huruf mad memiliki cara baca yang berbeda-beda dan harus dipahami dengan baik.

4. Mengapa penting memahami huruf mad?

Dengan memahami huruf mad, kita dapat membaca Al-Quran dengan lebih baik dan benar. Kita juga akan lebih memahami makna dari setiap ayat yang kita baca.

5. Apa contoh-contoh penggunaan huruf mad dalam Al-Quran?

Contoh-contoh penggunaan huruf mad dalam Al-Quran antara lain pada surat Al-Fatihah ayat ke-2, An-Nisa ayat ke-144, Al-An’am ayat ke-162, dan Al-An’am ayat ke-46.

Sumber :